Kehilangan buah hati jelas menyedihkan. Orang tua seharusnya membesarkan seorang anak, bukan mengebumikannya di liang lahat. Adakalanya takdir berkata lain dan tuhan meminta buah hati Anda lebih cepat. Pada kondisi seperti ini, ada sejumlah hal yang bisa Anda lakukan untuk tak berlarut-larut dalam kesedihan.

1. Kenali kehilangan
Kenali berarti memahami situasi yang terjadi. Dengan mengenali Anda sudah mengetahui situasi yang terjadi dan tentunya menerima adalah bagian dari proses ini.

2. Meratapi kedukaan
Berkabung adalah bagian dari menerima peristiwa emosional yang terjadi. Berkabung menjadi bagian dari ungkapan seberapa erat hubungan Anda dengan anak. Memang kematian seorang anak tidak bisa terlupakan, tapi dengan berkabung setidaknya Anda sudah menunjukkan bahwa masa sedih itu ada waktunya. Masih tersisa masa untuk melanjutkan kehidupan.

3. Sediakan waktu yang cukup untuk berduka
Tidak ada waktu yang spesifik untuk menyatakan kedukaan. Masa berkabung pasti berbeda-beda bagi setiap orang. Sebab mereka mengatasinya dengan cara yang berbeda. Tapi terlepas perbedaan itu, perlu sikap yang tegas untuk menyata masa berduka telah selesai. Dengan batas yang tegas maka perjalanan hidup selanjutnya, lebih mudah ditempuh.

4. Jangan biarkan pendapat dan pengalaman orang mempengaruhi Anda
Banyak orang akan bilang mereka tahu perasaan Anda. Mereka pasti akan memberikan saran dan informasi yang terkadang tidak tepat. Terkadang niat baik mereka justru jadi bumerang bagi Anda. Jadi kalau memang tidak siap bertemu banyak orang, terimalah kedukaan Anda sendiri. Ambil waktu sebanyak mungkin.

5. Hargai kenangan
Setiap hari kelahiran bisa menjadi cara menghargai kenangan buah hati tercinta. Mungkin bagi sebagian orang memperingati menjadi cara yang menyedihkan untuk mengingat putra mereka. Tapi bagi yang sudah menerima kematian anak, maka peringatan menjadi cara untuk berbagi kenangan indah.

6. Mengumpulkan kenangan
Simpanlah barang-barang pribadi yang paling disukai anak Anda. Lalu buatlah sebuah peringatan di komunitas Anda atau membuat buku kenangan. Mintalah orang-orang terdekat anak Anda untuk menulis pengalaman mereka ketika bersama buah hati tercinta. Kisah ini akan menjadi kumpulan yang menarik mengenal buah hati Anda dari sudut pandang orang lain. Terkadang ada sifat dan sikap Anak Anda yang belum diketahui tapi muncul dalam kisah-kisah itu.

7. Rawatlah diri sendiri
Hargai keterbatasan Anda ketika Anda berduka. Jangan memaksa diri untuk melakukan semuanya. Jangan pula merasa bertanggung jawab terhadap semuanya. Terakhir, jangan buat keputusan penting di saat berduka.

8. Buatlah sistem pendukung
Bergabunglah dengan kerabat atau sejawat yang benar-benar mengerti Anda. Teman sejati akan selalu ada ketika Anda membutuhkan. Mereka akan mendengar, mendorong dan menguatkan Anda. kelompok pendukung sangat berguna mendamping Anda melalui masa bela sungkawa.

9. Sembuhkan diri sendiri
Ini mungkin hal yang tersulit. Seorang ibu yang baik pasti berjanji tak akan terus bersedih untuk menghargai kehidupan anaknya. Tegaskan penyembuhan diri Anda sendiri. Ingatlah karakter, perilaku dan apa yang sudah almarhum anak Anda lakukan sebagai penguat hidup selanjutnya